Tips Mudah Meningkatkan Nilai TOEFL dan IELTS

Mau sekolah ke luar negeri, syarat utama harus mengambil TOEFL dan IELTS. Kelihatannya mudah namun bisa menjatuhkan. Test Of English Foreign Language atau TOEFL ( Pusat Tes TOEFL di http://toefl.org) digunakan untuk mengukur kemampuan bahasa inggris sebagai bahasa ibu. Pertama kali dipatenkan pada 1964, dan tesnya dirancang di Center of Applied Linguistic di bawah pimpinan Dr. Charles A. Ferguson. Kemudian dikembangkan dan diselenggarakan oleh lembaga nirlaba di AS, Educational Testing Service (ETS). Jadi pastikan tes TOEFL yang Anda ambil bersal dari lembaga ini. Selain TOEFL, ada juga tes pengukur kemampuan bahasa International English Language Tesing System atau IELTS (Pusat Tes IELTS ada di http://www.ielts.org). Bedanya dengan TOEFL, tes ini berbasis di Inggris. Dan dianggap lebih sulit karena pembicaranya dari berbagai macam aksen, tidak seperti TOEFL yang beraksen Amerika yang lebih mudah dimengerti. Susahnya lagi, bentuk tesnya bukan pilihan ganda melainkan essai, jadi bener-bener dibutuhkan kemampuan perbendaharaan kata dan struktur bahasa yang benar serta jeli mendengarkan. Sebagaimana artikel caraanda.com sebelumnya tentang Tips Lengkap Sukses Ujian TOEFL, maka berikut ini adalah Tips mudah meningkatkan nilai TOEFL dan IELTS Anda:

1. Perhatikan jadwal tes, biasanya dilakukan 4 bulan sekali. Harga tes-nya sekitar Rp1,5 juta–Rp2 juta. Jadi jangan sampai uang Anda sia-sia. Jangan sampai telat karea tidak ada toleransi bafi Anda yang datang terlambat. Jangankan mendapat nilai tinggi, saat memulai saja Anda sudah gagal.


2. Biasanya diadakan latihan menajawab soal-soal dari yang pernah dilakukan. Bahan-bahannya biasanya tersedia di temapt kursus bahkan dijual bebas, dalam bentuk buku maupun rekaman. Jadi pelajari berulang-ulang. Untuk meningkatkan kemampuan berbaicara, jangan segan berbicara inggris dengan siapa pun terutama para ekspatriat.



3. Jangan mengikuti tes TOEFL yang waktunya mepet dengan hari siding atau ujian. Waktu Anda terlalu singkat untuk mempelajarinya.


4. Untuk TOEFL, karena sebagian besar pilihan ganda dan hanya yang benar sihitung, sebaiknya jagnan beri jawaban kososng.


5. Jangan bermabisi menjawab, 100% benar sehingga belajar mati-matian malam sebelum tes. Cukup memperlajari setiap bagian tes. Hanya dengan menjawab benar 75% sudah termasuk baik.


6. Untuk system PBT, bawa 3 pinsil yang sudah diruncingkan dari rumah sebagai persiapan kalau-kalau salah satunya patah. Akan menghemat waktu bila punya persediaan pinsil.


7. Bila hendak mengubah jawaban, pastikan jawaban yang salah, benar-benar terhapus dari warna hitam. Kalau tidak akan dianggap computer sebagai jawaban juga.


8. Bila Anda tidka yakin, cobalah dengan menyingkirkan pilihan jawaban yang Anda anggap salah, lalu pilih sisanya.


9. Bila waltu sudah mepet dan solah yang Anda belum jawab masih banyak, guanakn satu pilihan jawaban (A/B/C/D), probablitasnya sekitar 25%.


10. Untuk IELTS, tesnya mencakup listening, reading, writing dan speaking. Bagian terakhir ini lumayan susah bagi yang hanya terbiasa dengan berbahasa inggris pasif. Jadi biasakan berbicara bahasa inggris dengan orang asing, walaupun mereka sudah bisa bercakap-cakap dalam bahasa Indonesia. Bilang saja terus terang bahwa, "I want to make my English better, so I hope that you speak in English too". Dengan demikian Anda secara tidak langsung tela berguru pada guru yang tepat, pastinya Anda akan memperoleh bonus kosakata-kosakata baru ketika bercakap-cakap dengan mereka.


11. Ingat, bial gagal Anda dapat mencoba lagi mengikuti tes karena tidak ada batas berapa kali Anda bisa mengikuti tes ini. Asal Anda siap saja dengan biayanya.


Lihat yg lebih 'menarik' di sini !

Arsip Blog